Data merupakan aset penting bagi bisnis karena memuat informasi sensitif internal dan pelanggan, sehingga melindungi data merupakan kewajiban setiap bisnis. Namun, permasalahan terkait data seperti kebocoran dan serangan siber semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Dari data statistik menunjukkan bahwa Indonesia mengalami 120,9 juta kasus kebocoran data pada tahun 2024. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi bisnis, berpotensi menimbulkan dampak negatif yang signifikan dan mengganggu keberlangsungan bisnis. Para pelaku kejahatan siber terus menerapkan teknologi canggih untuk melakukan penipuan. Oleh karena itu, bisnis perlu memahami serta menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kebocoran data dan serangan siber. Artikel ini akan membahas mengenai isu tersebut dan memberikan tips efektif untuk melindungi bisnis Anda.
Memahami Apa itu Kebocoran Data dan Serangan Siber
Kebocoran data adalah terungkapnya informasi sensitif seperti data pribadi, data internal perusahaan, informasi keuangan, dan data penting lainnya kepada pihak yang tidak berwenang atau tidak memiliki izin. Sedangkan, serangan siber adalah upaya yang dilakukan individu atau kelompok secara ilegal untuk merusak, melanggar, mengakses, atau mengganggu sistem komputer, jaringan, dan perangkat digital lainnya, dengan motif penipuan atau pencurian. Kedua hal ini, baik kebocoran data maupun serangan siber, dapat memberikan dampak negatif bagi bisnis, seperti kerugian finansial dan kerusakan reputasi perusahaan.
Strategi Efektif Menghindari Kebocoran Data dan Serangan Siber
1. Menggunakan Sistem Keamanan Canggih
Sistem keamanan merupakan hal utama dalam perlindungan data perusahaan. Jika sistem yang digunakan perusahaan memiliki kapasitas keamanan yang rendah, memungkinkan data mudah diretas. Beberapa sistem keamanan canggih yang dapat diterapkan perusahaan seperti:
– Firewall dan sistem deteksi intrusi
Firewall memiliki fungsi untuk memblokir akses tidak sah ke jaringan perusahaan. Sistem ini memastikan hanya akses yang diizinkan untuk masuk ke jaringan perusahaan. Sistem deteksi intrusi (IDS) berfungsi mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time. IDS akan memberikan peringatan jika ada tindakan serangan seperti malware atau aktivitas mencurigakan lainnya.
– Fintelite, software otomatisasi dokumen
Fintelite menjadi software andalan yang digunakan secara luas di berbagai industri. Tingkat kecepatan dan akurasi dalam mengekstrak data di dokumen tidak dapat diragukan lagi, membantu perusahaan bekerja 10x lebih cepat dibandingkan metode manual dan menghemat biaya hingga 30%. Selain efisiensi pemrosesan dokumen, Fintelite juga dilengkapi dengan sistem keamanan tingkat tinggi dan menerapkan standar keamanan internasional ISO 27001 yang menjamin kerahasiaan data perusahaan dan pelanggannya.
– AnyCheck, software verifikasi dokumen
Verifikasi dokumen menjadi proses penting dalam kegiatan perusahaan, khususnya bagi industri jasa keuangan. Mengingat dokumen yang diverifikasi bersifat sensitif, penting bagi bisnis untuk menerapkan teknologi canggih seperti AnyCheck. Software ini tidak hanya mempercepat dan meningkatkan ketepatan verifikasi dokumen, tetapi juga melindungi perusahaan dari risiko fraud yang mengakibatkan kerugian. AnyCheck memiliki sistem keamanan canggih dan telah tersertifikasi oleh berbagai institusi terpercaya, sehingga keamanan data dijamin kerahasiaannya.
2. Pelatihan Kepada Karyawan
Kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai kebocoran data dan serangan siber pada karyawan dapat menjadi celah bagi para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. Oleh karena itu, perusahaan perlu secara rutin memberikan edukasi dan informasi terkini mengenai isu ini, termasuk tindakan pencegahan yang harus dilakukan karyawan. Penerapan kebijakan keamanan data internal seperti penggunaan kata sandi yang kuat juga penting untuk meminimalisir potensi kebocoran data.
3. Audit Keamanan Secara Rutin
Audit keamanan juga perlu dilakukan untuk memastikan sistem keamanan perusahaan tetap terlindungi dengan baik. Proses ini meliputi pemeriksaan sistem dan perangkat lunak yang digunakan guna mengidentifikasi kebutuhan pembaharuan agar terhindar dari serangan berteknologi canggih. Selain itu, audit memastikan jika ditemukan celah keamanan sekecil apapun, tindakan perbaikan harus cepat dilakukan.
Itulah penjelasan mengenai kebocoran data dan serangan siber beserta langkah efektif yang dapat dilakukan perusahaan. Perusahaan perlu menerapkan beberapa teknologi canggih untuk memastikan data terlindungi dengan baik. Pastikan software yang digunakan memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan mematuhi regulasi seperti GDPR dan UU Perlindungan data.